SANTUY DAN TETAP MAWAS DIRI.

Wabah Covid 19 memang menjadikan semua kolaps. Dari usaha yang paling kecil UMKM sampai usaha yang nilainya Milyaran. Karena hingga saat inipun obatnya belum diketahui dan terus merenggut korban jiwa. Dan dari pada hal itu banyak jiwa yang merasa resah sehingga dengan keresahan itu kesehatan pun menjadi buruk, drop dan sakit yang tak berkesudahan dan bahkan sebelum virus itu menjangkiti.

Saya Mengutip dari dawuhnya Imam Ibnul Jauzi yang begitu adem untuk didengar dan dirasakan.

‏قال ابن الجوزي: “رأيت عموم الناس ينزعجون لنزول البلاء انزعاجًا يزيد عن الحد، كأنهم ما علموا أن الدنيا على ذا وضعت، وهل ينتظر الصحيح إلا السقم، والكبير إلا الهرم، والموجود سوى العدم، ولولا أن الدنيا دار ابتلاء لم تَعْتَوِرْ فيها الأمراضُ والأكدار”.
موسوعة فقه الابتلاء -4/ 129

Aku melihat kebanyakan orang keterlaluan dalam bersedih terhadap turunnya Bala’.
seakan-akan dia tidak tahu bahwa dunia diciptakan memang untuk ini.

Bukankah yang sehat akan sakit ?
Bukankah yang dewasa akan tua ?
Dan yang ada akan tiada ?
Jika seandainya dunia bukanlah tempat cobaan maka tidak akan ada didalamnya penyakit dan hal-hal yang tidak menyenangkan.
~ Mausuah Fiqh Ibtila’ 4/129

Ya memang beginilah dunia.
Ladang untuk bertanam amal sholeh.
Bukan ‘ Darul Jaza‘ tempat untuk memanen.
Wal hasil semoga semua cepat berlalu.

Salam Takdzim
Zainuddin Bad
Pondok Pesantren An Nur II Al Murtadlo Bululawang Malang

Awrad Santri

Tawassul

Waqiah

Istighosah

Yasin&tahlil

Burdah